Sebelum tanda tangan sewa, lihat dulu skor lokasinya.
Landhep menilai setiap titik di kota Anda dari demografi, daya beli, kompetitor, dan harga sewa, lalu mencocokkannya dengan profil bisnis Anda. Ekspansi outlet jadi keputusan berbasis bukti, bukan feeling.
Peta skor untuk kedai kopi, target mahasiswa dan pekerjaData ilustratif
Skor rendah
tinggi
Titik B, dekat kampus
Skor lokasi
82
Kecocokan
9/10
Estimasi sewa
Rp150rb/m²
Pesaing terdekat
720 m
Campuran hunian, kantor, dan kampus. Traffic kuat di hari kerja; akhir pekan perlu strategi tambahan.
RetailToko dan minimarket
F&B dan kafeKedai kopi, resto, cloud kitchen
FranchiseValidasi titik mitra baru
PropertiRuko dan leasing
Multi-outletRencana ekspansi jaringan
Masih riset manual? Ada cara yang lebih praktis
Landhep menyatukan demografi, pasar, kompetitor, dan POI menjadi skor serta rekomendasi yang siap Anda tindaklanjuti.
✕
Tanpa Landhep
Survei bisa memakan waktu berminggu-minggu, data tersebar di spreadsheet, dan keputusan sering hanya mengandalkan intuisi.
✓
Dengan Landhep
Anda mendapatkan skor lokasi dan kecocokan bisnis dalam satu peta, dilengkapi Deep Analysis untuk setiap kandidat lokasi.
Dari profil usaha ke keputusan, dalam tiga langkah
Tidak perlu keahlian teknis. Isi profil sekali, lalu peta skor langsung menyesuaikan dengan bisnis Anda.
1
Daftarkan bisnis Anda
Isi jenis usaha, target pelanggan, anggaran sewa, dan preferensi lokasi.
Jenis usahaKedai kopi
TargetMahasiswaPekerja
Anggaran sewa
Rp100rbRp180rb/m²
2
Pilih indikator yang relevan
Tentukan indikator yang paling penting, sehingga analisis menyesuaikan bisnis Anda.
Daya beli
30%
Footfall
25%
Kompetitor
20%
Sewa
15%
POI
10%
3
Bandingkan, lalu putuskan
Bandingkan hingga lima titik dan buka Deep Analysis untuk kandidat terkuat.
A
64
B
82
C
71
Titik B unggul di kecocokan pelanggan dan sewa.
Cabang kedua: langsung sewa, atau cek dulu?
M
MiraPemilik kedai kopi lokal dengan satu outlet, siap ekspansi
Kedainya dekat kampus sudah berjalan tiga tahun dan sering antre di jam sibuk. Sekarang ada tawaran ruko di kawasan yang sedang naik daun. Sewanya terasa masuk, areanya tampak ramai, dan keluarga mendorong agar cepat diambil.
Situasi
Outlet pertama sudah menguntungkan
Tekanan
Broker bilang banyak yang antre untuk ruko ini
Modal yang dipertaruhkan
± Rp1 miliar
Sewa dan deposit35%Renovasi25%Dapur dan peralatan20%Operasional12%Inventaris8%
Rincian ilustratif anggaran tahun pertama.
Putuskan karena takut kehabisan
Mira tanda tangan lebih cepat dari biasanya karena tidak mau kesempatan hilang.
Survei singkat di jam ramai
Datang sore hari, area terlihat ramai. Pagi hari dan akhir pekan belum dicek.
Sewa dan kompetitor tidak dianalisis
Harga sewa dibandingkan dengan feeling, pesaing hanya dihitung jumlahnya.
Masalah muncul setelah buka
Akhir pekan sepi, sewa berat, pesaing kuat ternyata dekat.
Arus kas gabungan dua outlet
Ilustrasi 12 bulan setelah cabang kedua dibuka
Risikonya
Hampir Rp1 miliar sudah keluar, dan cabang kedua mulai membebani arus kas outlet pertama.
Bandingkan tiga kandidat
Ruko tawaran broker masuk shortlist bersama dua titik lain.
Baca skor dan kecocokan
Titik B mendapat skor lokasi 82 dan kecocokan 9/10. Cocok untuk tipe bisnisnya, bukan sekadar ramai.
Cek sewa dan pesaing sebelum tanda tangan
Sewa sekitar Rp150 ribu/m² masih masuk anggaran. Pesaing utama berjarak 720 m, jadi Mira menyiapkan pembeda.
Pahami pola keramaian
Traffic kuat di hari kerja; akhir pekan butuh strategi tambahan sejak hari pertama.
Estimasi keramaian di Titik B
Indeks footfall per hari, ilustratif
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Min
Hasilnya
Mira tetap ekspansi dengan rencana yang jelas. Risiko dan peluang sudah terbaca sebelum sewa dikunci.
Biaya Landhep hanya sebagian kecil dari anggaran pembukaan outlet, untuk melindungi hampir seluruh modal ekspansi dari risiko lokasi yang salah.
Lokasi yang salah menggerus modal sebelum bisnis sempat tumbuh
Enam risiko yang paling sering muncul, dan apa yang Landhep periksa untuk masing-masing.
Deposit dan renovasi hangus
Deposit, renovasi, dan sewa tahun pertama sulit kembali jika traffic dan daya beli tidak sesuai.
Validasi area sebelum komitmen besar
Sewa tidak sebanding peluang
Lokasi yang terlihat ramai belum tentu menguntungkan untuk harga sewanya.
Bandingkan sewa dengan potensi pasar
Pasar sudah jenuh
Pesaing yang terlalu dekat atau terlalu kuat membuat outlet baru sulit berkembang.
Petakan intensitas persaingan
Salah target pelanggan
Area yang bagus secara umum belum tentu tepat untuk pelanggan Anda.
Skor kecocokan dari profil pelanggan
Keputusan dari saran lisan
Lokasi salah sering lahir dari intuisi atau kata broker.
Deep Analysis dengan alasan yang bisa ditinjau
Ekspansi berikutnya tertunda
Satu outlet gagal bisa membuat tim ragu melangkah lagi.
Bandingkan kandidat, lanjutkan yang terkuat
Apa yang ada di balik setiap skor
Landhep menyatukan data yang biasanya tersebar di banyak spreadsheet dan survei lapangan menjadi satu skor yang bisa ditelusuri alasannya.
83.459kelurahan
17kategori bisnis
220subkategori
Radius 1 km di sekitar Titik B
Ilustratif
Titik keramaianPesaingTitik B
Skor per indikator
Titik B
Sumber indikator — pilih untuk melihat detailnya
Profil demografi kelurahan
Karakter penduduk di sekitar titik yang dinilai
Populasi
48.200
Kepadatan
14.100/km²
Pendapatan
Menengah
Usia dominan
25–34
<15
15–24
25–34
35–44
45+
Rumah tangga
12.400
—
Pekerja kantor
31%
Sesuai target
Mahasiswa dan pelajar
18%
Sesuai target
Pendatang dan anak kos
22%
Pendukung
Usia 45 ke atas
14%
Bukan segmen
Angka pada contoh ini bersifat ilustratif.
Titik minat di sekitar
Fasilitas yang ditemukan dalam radius 3 km
Total titik minat
112
Penarik utama
Kampus
Jarak terdekat
110 m
Radius
3 km
Sekolah dan kampus
42
Penarik kuat
Perkantoran
23
Penarik kuat
Kompleks hunian
18
Pendukung
Transportasi umum
9
Pendukung
Pusat belanja
6
Netral
Angka pada contoh ini bersifat ilustratif.
Analisis kompetitor terdekat
Pesaing dan potensi dampaknya dalam radius 3 km
Intensitas kompetisi
Sedang
Pesaing signifikan
2
Terdekat
340 m
Ruang masuk
Ada
Kategori pesaing
Jarak
Ancaman
Catatan
Kedai kopi independen
340 m
Tinggi
Segmen pelanggan bertumpang tindih
Kafe rantai nasional
620 m
Tinggi
Harga dan jam buka lebih agresif
Restoran keluarga
1,1 km
Sedang
Fokus makan berat, bukan kopi
Kafe dalam pusat belanja
1,8 km
Sedang
Terpisah oleh biaya parkir
Kedai teh lokal
2,4 km
Rendah
Kategori minuman berbeda
Warung kopi tradisional
2,9 km
Rendah
Segmen harga berbeda
Angka pada contoh ini bersifat ilustratif.
Estimasi sewa vs anggaran
Kisaran harga di area ini dibandingkan anggaran yang Anda masukkan
Estimasi sewa
Rp145–190 rb/m²
Luas tipikal
30–80 m²
Perkiraan bulanan
Rp4,4–15,2 jt
Terhadap anggaran
Masuk
Sisi jalan utama
Rp180–190 rb/m²
Batas atas anggaran
Jalan pendukung
Rp150–170 rb/m²
Nyaman
Blok belakang
Rp145–155 rb/m²
Nyaman
Deposit tipikal
3 bulan
—
Angka pada contoh ini bersifat ilustratif.
Daya beli area
Kemampuan belanja penduduk dibandingkan segmen target Anda
Kelas pendapatan
Menengah
Tingkat harga sekitar
Mid
Belanja F&B / bulan
Rp1,2–1,8 jt
Terhadap target
Selaras
Menengah atas
24%
Di atas segmen
Menengah
51%
Segmen inti
Menengah bawah
19%
Sensitif harga
Harga pesaing sekitar
Mid
Selaras
Angka pada contoh ini bersifat ilustratif.
Ritme area vs jam operasional
Kapan area ini benar-benar ramai, dicocokkan dengan rencana jam buka
Puncak keramaian
18.00
Pola
Hari kerja
Jam sepi
09.00–11.00
Sumber
Lalu lintas pejalan
6
9
12
15
18
21
Angka pada contoh ini bersifat ilustratif.
Pertanyaan yang sering muncul
Seberapa akurat datanya?
Skor disusun dari banyak indikator: demografi, POI, kompetitor, sewa, dan daya beli. Di Deep Analysis Anda bisa melihat alasan di balik skor, jadi hasilnya bisa ditelusuri.
Apa bedanya dengan Google Maps atau survei jalan kaki?
Survei lapangan tetap penting. Landhep melengkapinya dengan skor yang dipersonalisasi ke bisnis Anda, perbandingan kandidat, dan insight sebelum Anda turun ke lapangan.
Apakah radius bisa diatur?
Bisa. Deep Analysis mendukung radius 1–10 km, disesuaikan dengan pelanggan Anda: pejalan kaki atau yang datang dengan kendaraan.
Bisakah membandingkan beberapa lokasi?
Hingga lima titik sekaligus di fitur Perbandingan. Cocok untuk menyusun shortlist sebelum survei lapangan atau negosiasi sewa.
Bisnis saya spesifik. Apakah tetap relevan?
Ya. Saat onboarding Anda mengisi industri, target pelanggan, anggaran sewa, dan preferensi lokasi. Skor dan rekomendasi menyesuaikan profil tersebut.
Apakah hanya untuk Jakarta?
Tidak. Anda memilih kota target saat onboarding. Diskusikan cakupan kota dengan tim kami sesuai rencana ekspansi Anda.
Berapa lama prosesnya?
Setelah profil bisnis lengkap, Anda bisa langsung menjelajahi peta skor dan membuka Deep Analysis, jauh lebih cepat dari riset manual berminggu-minggu.
Apakah perlu keahlian teknis?
Tidak. Antarmuka dirancang untuk pemilik usaha dan tim ekspansi, dan laporan Deep Analysis ditulis dalam bahasa yang mudah dipahami.
Bagaimana keamanan data bisnis saya?
Profil bisnis Anda hanya digunakan untuk personalisasi analisis dan dijaga kerahasiaannya. Hubungi kami jika butuh penjelasan lebih lanjut.
Punya kandidat lokasi? Kita cek skornya bersama.
Jadwalkan demo dengan tim Landhep, atau pelajari alurnya sendiri lewat tutorial.